Kamis, 31 Januari 2013

Kisah Murid Syekh Junaid al-Baghdadi

Syekh Junaid Al-Baghdadi adalah seorang tokoh sufi besar yang ternama. Ia mempunyai seorang murid yang sangat disayanginya yang menyebabkan santri-santri Junaid yang lain iri hati. Jauh di dalam hati, mereka tak dapat menerima mengapa sang guru memberi perhatian khusus kepada anak itu.

Suatu saat, Syekh Junaid menyuruh semua santrinya membeli ayam di pasar untuk kemudian disembelih. Namun Junaid memberi syarat bahwa mereka harus menyembelih ayam itu di tempat dimana tak ada yang dapat melihat mereka dengan syarat sebelum matahari terbenam, mereka harus dapat menyelesaikan tugas tersebut.

Satu demi satu santri kembali ke hadapan Junaid, semua membawa ayam yang telah tersembelih kecuali murid kesayangan Junaid. Akhirnya ketika matahari tenggelam, sang murid muda itu baru datang dengan ayam yang masih hidup. Santri-santri yang lain menertawakannya dan mengatakan bahwa santri itu telah gagal melaksanakan perintah Syeikh yang sangat mudah.

Junaid lalu meminta setiap santri untuk menceritakan bagaimana mereka melaksanakan tugasnya.

Santri pertama berkata bahwa ia telah pergi membeli ayam, membawanya ke rumah, lalu mengunci pintu, menutup semua jendela, dan membunuh ayam itu. Santri kedua bercerita bahwa ia membawa pulang seekor ayam, mengunci rumah, menutup jendela, membawa ayam itu ke kamar mandi yang gelap, dan menyembelihnya di sana.

Santri ketiga berkata bahwa ia pun membawa ayam itu ke kamar gelap tapi ia juga menutup matanya sendiri. Dengan itu, ia fikir, tak ada yang dapat melihat penyembelihan ayam itu. Santri yang lain pergi ke hutan yang lebat dan terpencil, lalu memotong ayamnya. Sedangkan santri yang lain lagi mencari gua yang amat gelap dan membunuh ayam di sana.

Tibalah giliran santri muda kesayangan Junaid yang tak berhasil memotong ayam. Sambil tertunduk malu karena merasa tak dapat menjalankan perintah sang guru. Ia pun bercerita:
“Aku membawa ayam ke rumahku. Tapi di rumahku tak ada tempat di mana Dia (Allah) tak melihatku. Aku pergi ke hutan lebat, tapi Dia masih bersamaku. Bahkan di tengah gua yang teramat gelap, Dia masih menemaniku. Padahal aku tak bisa pergi ke tempat di mana tak ada yang melihatku."
Para murid Syekh Junaid yang lain pun tertegun.

Jumat, 11 Januari 2013

Mari koreksi diri

Tiada turunan Adam yang tanpa salah dan dosa. ayat nyata dari Allah :  Mata, Telinga, Hidung, Mulut, Lubang bawah depan belakang. Semua keluar kotoran dan bau. itu merupakan tanda  lobang jalan keluarnya hawa nafsu dan sering berbuat maksiat, kesalaha dan dosa. sampai-sampai menghadap Allah pun dalam perut kita masih membawa kotoran. maka jangan merasa diri kita paling suci, paling benar, paling pandai, paling mulia, paling hebat, paling beriman, paling bertaqwa, paling sholeh dll. mari perbanyak minta ampunan-Nya, kuatkan iman taqwa ibadahnya. perbanyak dzikir, amal sedekah, kasih sayanglah dengan sesama dan ingat...bahwa kita semua akan mati..

Senin, 17 Desember 2012

Sudahkah kita termasuk golongan orang yang diterima shalatnya?

Sabda Rosulullah SAW : 
ada golongan manusia yang tidak diterima shalatnya. 
PRIA : 
1. Shalat sendiri tanpa bacaan 
2. Jadi imam tapi masyarakat membencinya 
3. Kabur, sedang ia jadi hamba sahaya 
4. Peminum arak yang tak mau berhenti 
5. Pemakan riba 
6. Aktif shalat tapi masih berbuat keji dan munkar 
WANITA : 
7. Dimarahi suami sebab selingkuh 
8. Shalat tanpa kerudung (Penutup aurat) PRIA WANITA : 
9. Shalat tapi tidak membayar zakat 
10.Penguasa pemerintah yang sombong dan penganiaya. 
Mari kita koreksi diri kita sendiri, sudahkah kita termasuk orang yang diterima shalatnya ?

Jumat, 07 Desember 2012

Terapi air putih

Mengapa Rosulullah  SAW melarang kita minum sambil berdiri ? 
ternyata secara medis dalam tubuh manusia terdapat penyaring sfringer. saringan tersebut dapat terbuka ketika kita duduk, dan tertutup ketika kita berdiri. air yang kita minum belum 100% steril untuk diolah oleh tubuh. bila kita minum sambil berdiri, maka air tidak tersaring oleh sfringer karena tertutup. air yang tidak tersaring oleh sfringer langsung masuk ke kantung kemih, dapat menyebabkan penyakit kristal ginjal. 
Terapi air putih : 
1. Minum 2 gelas setelah bangun tidur dapat membersihkan organ-organ internal.
2. Minum segelas air 30 menit sebelum makan dapat melancarkan seluruh fungsi pencernakan dan ginjal. 
3. Minum segelas air sebelum mandi dapat menurunkan tekanan darah.
4. Minum segelas air sebelum tidur dapat mencegah stroke dan serangan jantung. 
Setiap yang dilarang Rosulullah pasti ada manfaatnya untuk umatnya.

Minggu, 06 Mei 2012

Nasehat leluhur jawa

Aja ngomong waton, nanging ngomonga nganggo waton” (jangan asal bicara, tetapi bicaralah dengan alasan yang jelas), “Aja rumangsa bisa nanging bisaa rumangsa” (jangan merasa bisa, tapi bisalah merasa atau menggunakan perasaan), “Bandha bisa lunga,  pangkat bisa loncat, bojo ayu bisa mlayu” (harta dapat pergi, jabatan dapat hilang, istri cantik bisa pergi, yang bermakna segala apa yang dimiliki bisa hilang kapan saja)